PENERAPAN SOP BENIH PADI BERSERTIFIKAT: KUNCI EFISIENSI PASCAPANEN DAN BERKUALITAS
OLEH :
I MADE SUKADANA
Penggunaan benih yang bersertifikat (Label Biru/Ungu) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menjamin kualitas dan efisiensi usahatani padi. Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, mulai dari penanaman hingga tahap pascapanen, terbukti meningkatkan rendemen dan menurunkan kehilangan hasil (losses) di lapangan.
Pentingnya SOP Benih Bersertifikat?
SOP Benih bersertifikat sangat penting untuk dilakukan karena memiliki jaminan mutu genetik, fisiologis, dan fisik. Namun, potensi unggul ini dapat hilang jika tidak ditangani dengan SOP yang benar saat panen dan pascapanen. Sehingga, sertifikasi dan pengawasan benih sangat ketat dilakukan oleh BPSB untuk memastikan benih yang berkualitas dan bermutu.
Manfaat Penerapan SOP:
3 (tiga) faktor manfaat penerapan SOP yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
1. Kemurnian Varietas: Mencegah campuran varietas lain (off-type).
2. Efisiensi Pascapanen: Penanganan yang tepat menjaga benih tetap prima, mengurangi penyusutan gabah hingga 5-10%.
3. Kualitas Hasil: Daya tumbuh benih tinggi dan seragam.
TUJUAN
Sebagai acuan untuk mempertahankan mutu genetik, fisik, dan fisiologis benih padi bersertifikat dari lapangan hingga penyimpanan
RUANG LINGKUP
Tabel 1. Prosedur Pelaksanaan Penerapan SOP Benih Padi Bersertifikat: Kunci Efisiensi Pascapanen dan Berkualitas
| No. | Uraian | Gambar | Keterangan |
| 1 | Pra-Panen | ![]() |
Memastikan pemeriksaan lapangan akhir oleh PBT (Pengawas Benih Tanaman) telah selesai dan lulus. |
| 2 | Panen | ![]() |
Panen dilakukan saat kadar air mencapai 90-95% menguning. Hindari panen saat hujan. |
| 3 | Perontokan | ![]() |
Mesin perontok harus dibersihkan total. Kelompokkan hasil perontokan per varietas. |
| 4 | Pengeringan | ![]() |
Jemur benih di atas terpal/lantai jemur. Tebal hamparan 5-7 cm. Balik setiap 1-2 jam |
| 5 | Pembersihan (Sortasi) | ![]() |
Gunakan blower atau ayakan untuk memisahkan benih bernas dari hampa/kotoran. |
| 6 | Pengemasan | ![]() |
Masukkan ke karung bersih, beri label varietas dan kelas benih. |
| 7 | Penyimpanan | ![]() |
Simpan di gudang kering dengan sirkulasi udara baik. |
Dokumen Terkait
- Kepmenpan RB Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan.
- Standar SNI 6233:2015.
Kesimpulan
Penerapan SOP yang disiplin pada benih bersertifikat, terutama dalam prosedur penanganan pascapanen, menjamin petani mendapatkan nilai tambah ekonomi yang lebih baik melalui kualitas gabah yang bermutu.
Sumber Informasi
Sumber informasi berdasarkan data BPSB dan penelitian pertanian 2026.






